|
Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Manajemen Rumah Sakit, Edisi Minggu ini Selasa, 1 September 2026 kami sajikan beberapa Artikel / Jurnal / Berita dan Agenda sebagai berikut:
Hospital Management Asia 2026
Sejak tahun 2002, Hospital Management Asia (HMA) telah aktif berada di garis depan manajemen rumah sakit di seluruh Asia. HMA mendukung para pemimpin layanan kesehatan dalam menghadapi perubahan, berbagi praktik terbaik, dan bersama membentuk masa depan pelayanan kesehatan. Pada peringatan hari jadi ke-25 pada tahun 2026, HMA berfokus pada aspek-aspek fundamental yang menjadi ciri rumah sakit unggulan: kualitas dan keselamatan layanan, pengalaman pasien, kesejahteraan staf, serta kepemimpinan untuk pertumbuhan RS yang berkelanjutan. Pada saat yang sama, HMA akan mengeksplorasi bagaimana inovasi dan teknologi digital dapat memperkuat aspek-aspek inti tersebut, alih-alih menggeser peran utamanya. Mari kita ikuti high light pertemuan di Bangkok pada tanggal 2 dan 3 September 2026 bersama Prof. Laksono Trisnantoro. Reportase Webinar Seri Lanjutan – Building Resilient Health Care: Integrasi Rumah Sakit dan Klinik dalam Satu Ekosistem: Efisiensi Sumber Daya, Rujukan Lintas Fasilitas, Mengelola Fasilitas Berlokasi Terpisah dan Tantangan Regulasi
PKMK-Yogyakarta. PKMK FK-KMK UGM menyelenggarakan webinar seri lanjutan dalam rangkaian Building Resilient Health Care pada Senin (31/8/2026) dengan mengangkat tema integrasi rumah sakit dan klinik dalam satu ekosistem. Narasumber dalam webinar tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan RI, akademisi sekaligus praktisi rumah sakit, serta konsultan manajemen kesehatan. Kegiatan ini dipandu oleh Ni Luh Putu Eka Putri Andayani, S.KM., M.Kes. selaku moderator, yang menegaskan pentingnya merespons peningkatan biaya kesehatan dan ekspektasi mutu layanan dari pasien melalui kolaborasi lintas fasilitas. Analisis Komparatif Karakteristik Demografis Pasien dan Hasil Perawatan di Rumah Sakit Pendidikan dan Non Pendidikan di Iran
Penelitian ini mengkaji perbedaan karakteristik demografis pasien dan hasil perawatan antara rumah sakit pendidikan dan non-pendidikan di Iran. Melalui analisis perbedaan-perbedaan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pembuat kebijakan guna mengoptimalkan alokasi sumber daya, meningkatkan kualitas perawatan pasien, serta menyeimbangkan tujuan pendidikan dan penyediaan layanan di rumah sakit pendidikan. Penerapan Metodologi Lean dan Persepsi Perawat dalam Konteks Manajemen Kesehatan
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi penerapan metodologi lean oleh para perawat serta persepsi mereka. Pencarian data dilakukan di basis data National Library of Medicine (PubMed), Web of Science, Latin American and Caribbean Literature in Health Sciences (LILACS), dan Scientific Electronic Library Online (SciELO) antara September 2023 dan Mei 2024. Memahami Akuntansi Rumah Sakit
Akuntansi rumah sakit merupakan sistem informasi yang membantu rumah sakit memahami kondisi ekonomi dan keuangannya. Rumah sakit tidak hanya menjalankan aktivitas bisnis, tetapi juga memberikan pelayanan yang melibatkan banyak sumber daya, mulai dari tenaga medis dan nonmedis, obat dan bahan medis, peralatan, gedung, hingga berbagai fasilitas penunjang. Oleh karena itu, pencatatan keuangan rumah sakit perlu mampu menggambarkan bagaimana sumber daya tersebut diperoleh, digunakan, dan menghasilkan pelayanan kepada pasien. Penerapan Sistem Pemantauan Keselamatan Pasien di Rumah Sakit
Pentingnya keselamatan pasien telah diakui dalam sistem layanan kesehatan, sehingga memunculkan kebutuhan akan sistem pemantauan keselamatan pasien yang efektif. Sistem-sistem ini bertujuan untuk mengelola data keselamatan pasien dan meningkatkan keselamatan secara keseluruhan di dalam organisasi layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik penerapan dan hasil dari sistem-sistem tersebut di berbagai lingkungan rumah sakit. Reportase Webinar Building Resilient Health Care: Strategi Rumah Sakit dalam Membangun Ekosistem Layanan Kesehatan yang Inovatif, Tangguh, dan Berkelanjutan Implikasi PMK No. 6 tahun 2026 tentang Rumah Sakit
PKMK-Yogyakarta. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) bersama Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM menyelenggarakan webinar untuk membahas adaptasi rumah sakit pasca terbitnya Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 6 Tahun 2026 pada Rabu (5/8/2026). Salah satu implikasi dari regulasi baru ini adalah mewajibkan rumah sakit bertransformasi dari klasifikasi berbasis kelas menuju klasifikasi berbasis kompetensi klinis dengan masa transisi dua tahun. Meningkatkan Keselamatan dan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan melalui Analisis Kualitatif Komprehensif di Rumah Sakit
Kesejahteraan tenaga kesehatan semakin diakui sebagai prioritas organisasi yang krusial, mengingat risiko yang ditimbulkan oleh meningkatnya beban kerja, kekurangan tenaga kerja, dan kelelahan (burnout) terhadap penyediaan layanan kesehatan berkualitas tinggi secara berkelanjutan. Namun, bukti yang tersedia masih terbatas mengenai bagaimana lingkungan kerja dan penerapan teknologi memengaruhi kesejahteraan tenaga kesehatan di berbagai lingkungan rumah sakit. Reportase Workshop Kupas Tuntas Unit Cost Pelayanan RS Pemanfaatan Informasi Unit Cost Rumah Sakit untuk Berbagai Pengambilan Keputusan di Era JKN Yogyakarta, 29-31 Juli 2026
PKMK-Yogyakarta. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Workshop Kupas Tuntas Unit Cost Pelayanan Rumah Sakit Batch 11. Workshop dilaksanakan selama 3 hari di Hotel Khas Malioboro Yogyakarta dan diikuti oleh 12 peserta secara luring. Peserta berasal dari berbagai instansi seperti rumah sakit daerah dan rumah sakit swasta. Latar belakang pendidikan para peserta juga beragam, diantaranya dari ekonomi, tenaga medis, dan tenaga kesehatan. Mengoptimalkan Kualitas Perawatan Keperawatan di Rumah Sakit
Perawatan keperawatan yang berkualitas sangat penting untuk hasil pengobatan yang positif dan kepuasan pasien. Memahami kualitas perawatan keperawatan di rumah sakit umum di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah sangat berharga untuk mengembangkan strategi yang disesuaikan dengan konteks guna mengoptimalkan pemberian perawatan keperawatan. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kesadaran Akan Biaya di Rumah Sakit
Pembiayaan layanan kesehatan tetap menjadi tantangan besar di negara-negara berkembang, dengan kenaikan biaya kesehatan sebesar 30% yang disebabkan oleh penggunaan berlebihan terhadap tes diagnostik dan terapi. Rendahnya kesadaran akan biaya di lingkungan rumah sakit mungkin turut berkontribusi terhadap situasi ini. Tinjauan awal ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran akan biaya serta mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan kesadaran akan biaya di rumah sakit. Reportase Webinar “Sustainability dan Strategi Keuangan Rumah Sakit Pasca PMK No. 6 Tahun 2026”
PKMK-Yogyakarta. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit, yang mulai berlaku efektif sejak 12 Juni 2026. Merespon adanya peraturan menteri kesehatan tersebut, PKMK UGM menyelenggarakan webinar dengan judul “Sustainability dan Strategi Keuangan Rumah Sakit Pasca PMK No. 6 Tahun 2026” pada Jumat (17/6/2026). Peraturan ini mengatur berbagai aspek di rumah sakit, termasuk bagian keuangan. Menelaah Dampak Burnout pada Perawat Rumah Sakit yang Bekerja dalam Sistem Shift
Pekerja shift mengikuti jadwal kerja yang tidak standar, yang mencakup tugas malam, jadwal bergilir, atau kerja malam permanen, yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan fisiologi sirkadian inti. Kerja shift telah dikaitkan dengan kurang tidur, burnout, dan sindrom metabolik di kalangan tenaga kesehatan. Sistem kerja bergilir sangat penting untuk memastikan perawatan keperawatan yang tersedia sepanjang waktu bagi pasien. Reportase Webinar Pasca The 1st APHaH (Asia Pacific Hospital at Home) Congress 2026
Hospital at Home (HaH) diperkenalkan sebagai model pelayanan kesehatan akut yang memungkinkan pasien memperoleh perawatan setara RS namun diselenggarakan di luar RS, dengan dukungan teknologi telemonitoring, teknologi kesehatan portable untuk self assessment, serta tim multidisiplin terintegrasi mulai dari layanan primer hingga rujukan. HaH tidak hanya fokus bagaimana memindahkan pasien dari RS ke rumah, namun juga menerapkan value based care sesuai kebutuhan pasien dengan mengoptimalkan efisiensi dan kualitas layanan. Dampak Program Ketahanan dan Kesejahteraan dalam Keperawatan
Inisiatif untuk mendukung kesejahteraan dan ketahanan perawat bertujuan untuk menjaga kesehatan mental dan emosional mereka di tengah tantangan di tempat kerja. Program-program ini menumbuhkan emosi positif, yang menjadi kunci dalam membangun ketahanan. Meskipun sebagian orang memandang kemampuan mengatasi masalah sebagai bawaan, yang lain menganggap ketahanan sebagai keterampilan yang dapat dikembangkan. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Laporan Khusus Seeing Hospital at Home in Practice |
|
Reportase ApHaH 2026: The First Asia Pacific Hospital at Home Congress |




































